BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Home / Kuliner Khas Kab. Pangkep

Kuliner Khas Kab. Pangkep

55Dange. Dari Sentra Kuliner Jalan Kemakmuran, saya membutuhkan waktu hampir setengah jam dengan menggunakan mobil untuk menuju Kecamatan Mandalle, sentra penjualan kue dange.

Di Jalan Makassar-Pare-pare kita akan menemukan deretan panjang warung-warung penjual kue dange. Berbahan ketan hitam, kelapa, dan gula merah, kue dange dijual oleh pedagang-pedagang setempat seharga Rp 10.000 untuk ukuran isi satu kotak kecil.

Selain bisa merasakan manisnya kue berwarna hitam tersebut, kita juga bisa menyaksikan proses pembuatannya. Pedagang-pedagang setempat membuat kue dange di bagian depan warung-warung mereka.

Wangi asap pembakarannya juga semerbak tercium di sepanjang jalan yang melintasi sentra penjualan kue dange itu. Memiliki tekstur yang kasar, kue dange memili rasa manis dengan bercampur sedikit pahit akibat proses pembakaran saat membuatnya.

Akan tetapi, jika sudah terbiasa memakannya rasa pahitnya hilang dan cuma rasa manis saja yang ada dalam kelezatan kue dange.

Dange sendiri terbuat dari beras ketan hitam atau putih, parutan kelapa muda, dan gula merah. Pembuatannya sangat sederhana dengan mencampurkan ketiga bahan secukupnya kemudian dimasukkan ke dalam loyang atau cetakan dange yang sudah dipanaskan sebelumnya di atas tungku alat masak yang terbuat dari tanah liat.

Tunggu sekitar 10-15 menit kemudian lalu letakkan dange di atas piring atau daun pisang dan dange pun siap dinikmati. Selain nikmat, kata warga Pangkep, Jafar mengatakan, kue dange juga dipercaya dapat mengobati penyakit diabetes.